Apollow Arrow hipercar dengan 1000 hp siap bersaing dengan Zonda dan Koenigsegg

image

Hallooo….mas Bro, kali ini pengen ngomongin tentang mobil. Pastinya kita juga pengen kan bisa punya mobil apalagi mobil impian yang kita idam-idamkan entah karena historisnya, tampilannya yang kece abis ataupun muntahan tenaga dari jantung pacu sang mobil yang bikin kita kepincut untuk meminangnya ataupun karena melihay fungsi dari mobil tersebut, terutama bagi yang sudah berkeluarga tentu mendambalan mobil yang bisa mengakomodir kebutuhan keluarga. Ya….sejujurnya nggak beda jauhlah sama motor cuman kebanyakan pengguna mobil membeli berdasarkan fungsinya.
Pengen ngebahas supercar sama hipercar mas Bro…..maklum bahas roda empat yang satu ini prestigenya melebihi bahas yang lain, wajar……apalagi bisa sampe nongkrong tuch supercar atau hipercar di garasi wuuiiihh….pasti bangga banget. Kendaraan yang satu ini termasuk jajaran hipercar dan mungkin bagi orang awam akan sangat asing mendengar nama tersebut.

image

Awalnya perusahaan ini bernama Gumpert Apollo dan sudah melahirkan sebuah karya yang sangat menawan, namun sayang krisis finansial menjadikan perusahaan milik Roland Gumpert ini pailit. Untungnya ada milyader dari hongkong yang rela merogoh koceknya mengucurkan dana segar untuk perusahaan tersebut dan kini berganti nama menjad Apollo.
Hipercar ini bernama Apollo Arrow diperkenalkan pada gelaran event Geneva Motorshow 2016. Mengusung tema hypercar tentu haruslah sangat-sangat ringan dan sangat-sangat buas. Hal pertama yang dilakukan adalah menggunakan bodyshell carbon agar lebih maksimal, hasilnya tercapai dengan target bobot hanya 1.300 kg. Kemudian didesain agar lebih meningkatkan downforce, selain itu mobil ini semakin agile di tikungan dengan kondisi kecepatan tinggi.
Sekarang masuk ke sektor dapur pacu dari Apollo Arrow, mungkin bagi sebagian orang berpikiran mesinnya tak secanggih Mclaren P1, Porsche 918 dan Ferrari siFerrari yang menggunakan mesin Plug In Hybrid. Namun cukup hanya dengan mesin 4.0-liter twin-turbo V8 Audi, maka didapatkan tenaga sebesar 1000 hp dengan torsi 1000 Nm yang disinkronisasikan dengan transmisi kopling ganda CIMA 7-speed.
Melihat dari sisi eksterior dari Apollo Arrow bisa jadi akan membuat lutut para penggemar Koenigsegg dan Zonda bergetar. Bagaimana tidak, produk awalnya saja memiliki tenaga yang tidak jauh berbeda dengan Koenigsegg Agera.

image

Belum lagi dengan eksistensi mesin V8 Audi berukuran 4 liter, plus akselerasi hipercar ini hanya membutuhkan waktu 2,9 detik saja untuk mencapai 0-100km/h, bila dirasa masih kurang maka untuk menyentuh 200 km/jam hanya butuh 8,8 detik pula. Lalu bagaimana dengan topspeednya mas Bro??…. tenang hipercar ini bisa digeber  sampe 360 km/h dan torehan ini setara dengan Lamborghini Cetenario.
Mobil ini rencananya akan segera diproduksi pada tahun 2017, sayangnya mobil ini hanya akan dibuat 100 unit saja dan dibanderol dengan harga per unitnya 1 juta dollar atau sekitar Rp 13 miliar. Well….bagi para milyader Indonesia adakah yang sudah antri memesan Apollow Arrow??…. saya pribadi yo penasaran pengen ngerasain atmosfer dibalik sebuah kendaraan supercar maupun hipercar. Terima kasih

1 thought on “Apollow Arrow hipercar dengan 1000 hp siap bersaing dengan Zonda dan Koenigsegg

Please insert your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s